Jakarta (ANTARA) – Setelah membukukan angka pengiriman kendaraan lebih dari 400 ribu unit pada 2025, perusahaan teknologi Xiaomi menetapkan target pengiriman 550.000 kendaraan selama tahun 2026.
Sebagaimana dikutip dalam siaran CarNewsChina pada Minggu (4/1) waktu setempat, CEO Xiaomi Lei Jun menyampaikan bahwa Xiaomi Auto mengirim lebih dari 50.000 kendaraan selama Desember 2025 dan membukukan angka pengiriman total 410.000 unit sepanjang 2025.
Kinerja baik tersebut mengikuti tahun debut yang kuat pada 2024, ketika Xiaomi mengirimkan sekitar 140.000 kendaraan dengan model tunggal Xiaomi SU7 dan beroperasi hanya dengan fase pertama pabriknya.
Pertumbuhan perusahaan semakin disorot ketika model Xiaomi YU7 mencapai angka pengiriman lebih dari 150.000 pengiriman dalam waktu enam bulan setelah peluncuran.
Angka ini mewakili 2,3 kali volume pengiriman SU7 selama periode enam bulan pertamanya, sekaligus menunjukkan penerimaan pasar yang kuat terhadap jajaran produk Xiaomi.
Baca juga: Xiaomi mengirimkan lebih dari 400.000 mobil selama tahun 2025
Kalau berhasil mencapai target pengiriman 550.000 kendaraan pada 2026, Xiaomi akan siap bergabung dengan “Klub Sejuta” yang baru-baru ini menerima anggota baru dari sektor kendaraan dengan energi baru.
Leapmotor, Li Auto, dan Xpeng bergabung dengan klub tersebut berturut-turut pada September, Oktober, dan November 2025.
Sementara itu, Nio berada di ambang pencapaian dengan kendaraan kesejuta diperkirakan keluar dari jalur produksi pada 6 Januari 2026.
Perusahaan rintisan kendaraan listrik biasanya membutuhkan waktu sekitar satu dekade untuk mencapai angka penjualan satu juta unit.
Xiaomi berpeluang menjadi produsen mobil tercepat dalam sejarah yang melampaui angka penjualan satu juta unit, dan yang pertama mengirimkan satu juta kendaraan hanya dalam tahun ketiga produksinya.
Baca juga: BMW pangkas harga untuk hadapi persaingan ketat di pasar China
Baca juga: Geely, Leapmotor, Xpeng, dan Xiaomi lampaui target penjualan kendaraan
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026











